Showing posts with label kiat kiat sukses. Show all posts
Showing posts with label kiat kiat sukses. Show all posts

Friday, April 24, 2009

TDW University - Investasi Leher keatas untuk Menghadapi Perubahan

Hidup ini penuh perubahan yang abadi hanyalah Tuhan, perubahan itu sendiri dan hukum alam. Cara Mencari uang pun dari jaman ke jaman terus berubah. Sekarang banyak muncul jutawan (dalam US$) baru dari Internet, dari bisnis-bisnis yang belum pernah terdengar sebelumnya.

Dan tidak sedikit orang kaya yang jatuh miskin, atau bahkan orang miskin yang bertambah miskin , karena mereka tidak mau belajar lagi untuk menghadapi perubahan . Dan terus mencari uang dengan cara yang lama , tidak mau berhenti untuk belajar lagi tren saat ini.

Pernahkah Anda mendengar kata Benjamin Franklin ? Beliau adalah ilmuan yang sangat dihormati oleh Amerika karena peletak hak-hak asasi manusia dan deklarasi kemerdekaan di Amerika, sehingga gambarnya ada si uang $100 yang merupakan pecahan terbesar di US. Benjamin Franklin pernah mengungkapkan bahwa setiap dollar yang diinvestasikan untuk kepala (belajar lagi), dalam pikiran akan kembali miliaran dollar dalam kantong kita.

Itulah mengapa saya terus belajar di singapore sampai US dan terus berinvestasi untuk leher ke atas, karena saya yakin akan menambah income saya. Ketika saya belajar dari yang sukses, maka saya yakin akan sukses.

pertanyaan Saya, mana yang lebih menghasilkan leher keatas atau leher kebawah ? banyak orang didunia ini lebih senang menggunakan uangnya untuk kepentingan leher kebawah, yakni membeli pakaian baru, mobil baru yang tidak akan bisa menambah kekayaan mereka. Sedangkan jika mereka berani berinvestasi pada leher keatas, ke pembelajaran tentang property, bisnis, saham dan internet , mereka bisa melipatgandakan kekayaan mereka

Tahukah Anda apabila Anda menjumlahkan penghasilan dari 5 orang terdekat Anda dan Anda bagi 5, maka itulah jumlah penghasilan Anda. Tanpa Anda sadari pola berpikir teman-teman Anda tentang uang akan mempengaruhi Anda, sedemikian sehingga Anda akan menjadi sama dengan mereka. Bagaimana jika teman Anda tersebut bukanlah seorang miliarder atau multi miliarder ? Tentunya gaya pemikiran mereka adalah cara berpikir ala seorang jutawan.

Saya bukan melarang Anda bergaul dengan orang miskin, Saya pun bergaul dengan siapapun. Tapi saat berbicara soal mindset tentang uang, pastikan Anda bergaul, sharing dan belajar dengan orang yang tepat

Dan tahukah Anda bagaimana cara berpindah dari gelombang orang miskin menjadi gelombang orang kaya? Caranya ada 2 :
1. bergaul dgn orang kaya
2. belajar dan terus belajar

Org kaya terus belajar dan tumbuh, contohnya saya sangat kagum dengan pak Lukminto yg punya Sritex di solo luas pabriknya saja 100 hektar dan merupakan produsen pakaian militer terbesar didunia. Bahkan rumahnya diresmikan oleh dua presiden, yaitu Bu Megawati dan Pak SBY. Pak Lukminto ini saja ingin terus belajar dan belajar, bahkan mengundang saya untuk bicara di pabrik beliau. Begitu juga dengan pak Teguh Kinarto di Surabaya yang punya perusahaan properti, beliau terus belajar supaya anaknya juga terinspirasi untuk terus belajar.

Saya tahu orang miskin merasa selalu tahu segalanya, tidak mau belajar dan selalu punya seribu satu alasan untuk tidak belajar yg akhirnya membuat mereka tidak belajar dan takut berinvestasi. Dan itulah sebabnya mengapa mereka terus miskin, karena tidak dapat melihat peluang , mengalokasikan uangnya, dan berinvestasi dengan baik.

Sedangkan orang kaya selalu ingin terus belajar, bahkan tidak peduli terhadap siapa pun yg mempunyai ide lebih baik daripada dia. Mereka berani membayar untuk belajar, mentraktir orang yang jauh lebih kaya untuk belajar ilmunya. Oleh karena itu dia bertambah kaya karena mengerti pola orang kaya.

Karena itu saya terus mengalokasikan uang, tenaga, pikiran, waktu untuk rutin terus belajar ilmu-ilmu yg terbaik, sehingga saya yakin pasti kaya, sudah kaya dan akan terus luangkan waktu, tenaga, uang, pikiran untuk belajar bisnis, properti, saham, internet dan akan terus belajar apapun yang dapat membuat saya menjadi lebih kaya. Ini adalah pemikiran Trilyuner saya

Demikian juga dengan Anda, selalu harus berkomitmen untuk berani berinvestasi dan belajar. Untuk itu sebagai public commitment Anda ketikkan di comment box dibawah ini ” Saya akan terus berani berinvestasi untuk leher keatas , untuk melipatgandakan kekayaan Saya ! Ini pemikiran Trilyuner Saya

Salam Dahsyat,

Tung Desem Waringin


Source : TDW University

ebook GRATIS dari TDW University

Artikel Sebelumnya dari TDW University



Read more...

Thursday, April 23, 2009

[TIPS] Optimize Your Landing Pages, Increase Your Sales


by Paul Marshall

Your Landing Page Design can make or break your conversion rate.


All the search engine optimization (SEO) and pay-per-click (PPC) advertising isn't going to create the sales you want with bad landing pages. You'd be just wasting your time and money.

And the truth is that almost EVERY page on your website is a landing page, except for your Privacy Policy, Terms of Use or Service, and possibly your About page.

I've seen websites more than DOUBLE their conversions with landing pages that are properly designed to convert traffic to conversions (such as opt-in sign ups and direct sales).

Think about it -- doubling your sales without increasing your PPC advertising or without increasing your SEO efforts! How much money could that put in your pocket?

When you take advantage of strategies like that, that's when you start beating out your competition!

What's Landing Page Optimization All About?


When searchers come to our websites from the search engines, they are in a path from one website to another.

We have to interrupt that process, drawing these searchers into our website and into our story.

We must balance the connection with our visitors and make an emotional connection, while offering them real substance, as well.

We MUST answer these questions:

1. where am I?

2. what can I do here (what is your offer)?

3. Why should I look here and STAY rather than click away? This MUST be answered in the top 4 to 4/12 inches of your Web pages (above the fold)

How Do You Begin Optimizing Your Landing Page Design?

First, start by clearly explaining what you want your website visitors to do and WHY they should do it.

Why should they buy from you or opt-in for future contact? What's in it for them?

Why should they choose you over other websites they can visit? What separates you from your competition?

Essentially, what's your Value Proposition?

You should be able to clearly explain the advantage to your website visitors in 2 to 3 short sentences.

Right now, if you're not sure exactly how to describe your Value Proposition, you're surely NOT alone! The great majority of people I coach with their websites are in the same boat, when they start out.

My suggestion: Start brainstorming and making good notes. It also helps to have the input of a Internet marketing consulting coach outside your business, who can help you clearly define and explain what you offer your website visitors in a compelling manner, without using your industry jargon and lingo.

Reduce Anxiety from Your Purchase and Opt-in Processes

Anxiety can also be defined as fear or concern. Now, you can never have a anxiety-free website, if you sell a product or service or if you seek an opt-in email address.

Anxiety occurs in opt-in sign up processes, when providing an email address. When making a purchase, providing credit card information causes anxiety.

But how can you REDUCE the anxiety to the least level possible?

There are many techniques you can follow to accomplish this.

One of the best examples is to post your Privacy Policy page link right next to your sign up button, for your opt-in contact. This helps reassure your visitors you aren't selling their email address and will generate a higher opt-in conversion rate than not posting your privacy policy, all other things equal.

Other anxiety reducing techniques are:

1. emphasize credit card security when ordering

2. offer pricing guarantees

3. deal with product | service quality concerns with guarantees and third-party certifications, awards, etc.

These techniques must be used at the exact point where the anxiety occurs.

Next, Reducing Friction from Your Web Pages

Friction can also be defined as annoyance and irritation. To maximize your sales and opt-in conversion rate, you need to minimize the friction all across your website.

Friction occurs in the prospect's MIND, not really on the page.

It is a Psychological resistance to a given element in the sales process.

So, how can you reduce friction?

One way is to limit fields to the minimum number needed for both purchase and opt-in forms. Friction = Length and Difficulty.

While space here limits a complete discussion of all the techniques you can take advantage of, another way to limit friction is to make your landing page design take advantage of natural eye movement, working with it, rather than against it. You've got to be careful with multi-column designs.

Wrapping it Up

Using Landing Page Optimization techniques will help you potentially DOUBLE your conversions...your direct sales and opt-in sign ups...without increasing your PPC advertising expenses and without requiring higher SEO rankings.

Source : Optimize Landing Pages
Read more...

Thursday, April 16, 2009

TDW University - Think Out of The Box

Kawan" tentunya sudah gak asing lagi dengan Pak Tung Desem Waringin bukan?? berikut beliau mau bagi-bagi ilmu beliau kepada kita" nih


Selamat Pagi.. Apa Kabar ??

Bersama Saya Hari ini Tung Desem Waringin , Di dunia saat ini dengan persaingan bisnis yang sangat kompetitif, ada baiknya kita untuk selalu belajar Think Out of The Box, karena dibanding Anda bertarung di red ocean (market yang banyak sekali player bermain disana) , Anda bisa bermain untuk tetap mendapatkan profit dengan bermain di luar kotak.

Sebagai contoh Pada Zaman Wild-Wild-West, terjadi trend mengali emas dan tiba-tiba semua orang pergi ke barat untuk mencari emas, tetapi tahukah Anda siapa yang paling kaya?
yang menggali emas ? BUKAN

Ternyata yang paling kaya adalahYANG JUAL JEANS (LEVI’S), YANG JUAL SEKOP kenapa? karena disaat semua ikut-ikutan menggali emas, mereka tiba-tiba mempunyai kebutuhan yang sama yaitu celana jeans dan sekop. Jadi pada saat itu orang-orang yang dapat melihat peluang bisnis tersebut, akan menjual jeans atau sekop karena mereka tidak ikut-ikutan mencari emas tapi fokus apa yang akan banyak di cari saat trend emas itu terjadi.

Ketika ada trend yang semua orang suka olah raga lari, kita jual apa supaya larinya lebih cepat?

JUALIN SEPATU , JUAL KAOS OLAHRAGA

Ada bisnis sampingan yang bisa anda sediakan saat semua orang lari menuju trend nya, apalagi kalau Anda sendirian

Waktu dulu, di indonesia ada musim ternak jangkrik, Anda bisa jadi konsultan bisnis jangkrik, jual pakan jangkrik, tidak perlu ikut-ikutan ternak jangkrik.

Saat ada bisnis yang trend,harus pintar mencari sampingannya apa saja. Bukan hanya memiliki pemikiran yang terpaku pada 1 hal saja. Untuk itulah Anda harus belajar Think Out of The Box.

Untuk melatih hal ini Anda bisa meningkatkan kreativitas Anda, tetapi kecenderungan banyak orang tidak cukup kreatif sehingga bermain ditempat yang sama , dan berakhir dengan perang harga dan mulai saling menjelekkan. Hal yang lain , yang bisa Anda lakukan untuk melatih Think Out of The Box ini adalah dengan cara memiliki seorang mentor yang bisa melatih Anda kapanpun yang Anda inginkan dan komunitas yang bisa saling membantu Anda untuk semakin kreatif melihat peluang bisnis.

Dan hal lainnya adalah untuk melatih Anda menjadi lebih aware akan peluang-peluang seperti ini adalah dengan cara terus belajar dan open mind , mau belajar kepada siapapun yang lebih baik.

Demikian dari Saya, untuk membuktikan komitmen langkah kecil pertama Anda. Anda bisa memostingkan comment dengan box yang ada di bawah ini, dengan mengetikkan “Saya akan Terus Belajar dan Open Mind , ini Janji Saya !

Salam Dahsyat,

Tung Desem Waringin


Source : TDW University

ebook GRATIS dari TDW University

more from TDW University


Read more...

Monday, April 13, 2009

[INFO] Calculating the Costs and Benefits of Pay Per Click Campaign

by Jeremy Gislason

Is a Pay Per Click Campaign In Your Future?


Pay Per Click

You have no doubt noticed the abundance of PPC ads when you're online. And when you perform a search on most search engines, there are tons of links at the top or side of the results list that are different from the rest.

What differentiates these ads from each other? What costs more? What offers the best results? The answers are in the testing of your particular ad. Nothing more, nothing less. Don't let anyone else fool you

You bid to have your site link displayed on the results page for that particular keyword search. Depending on the search engine you use, either the highest bid or the best performing link will be displayed first on the page.

You pay the amount of your bid every time someone is directed to your website by clicking on the advertised link. It doesn't get any more straightforward than that.

The cost of Pay per Click advertising


Depending on the search engine you use, you may have an initial deposit when you open your Pay per Click account of around $50, and a minimum monthly spend of around $20. Your bid amounts will depend on your chosen keywords.

The bidding system means that the more popular keywords will end up being very expensive. Keep a careful record of what you are spending on PPC advertising as the costs can quickly mount up and you can end up paying more than you are making.

The following simple calculation will help you decide what you can afford to pay for Pay per Click advertising.

PPC Revenue
------------------- = Revenue
PPC Visitors


To get the most out of Pay per Click advertising, bid on as many keyword phrases as you want to afford. Consider less popular keywords that are more targeted to your potential members, and which will command a lower price per click-through.

Monitor and analyze your Pay per Click results carefully. Look both at which keywords are getting you visitors and which of these visitors are actually signing up to your membership site, or buying a product from you. Focus on the keywords that are getting you the most sales rather than the most visitors.

If you are using PPC advertising extensively it may be worth using a bid management system, or even employing a bid management company to manage your advertising campaign. This will ensure you are not spending more than you are making, and will help you to focus on the keywords that are generating valuable, targeted traffic to your site.

Researching Your Keywords


Do this correctly and you'll be able to drive hoards of very targeted visitors to your sites instantly.

Here's a method you could use to discover the ads that are working and where to put your ads.

Type in one of your best keywords into Google.com search and look at both the natural results that come up as well as the paid results that appear.

Visit the top 10 - 20 sites that come up in the natural results and see if they also have google ads on them. If so - you should copy and paste those urls in a notepad or doc for your natural search research, I'll explain why shortly. Only write down the urls that also have google ads on them.

Then take a look at the top and right side paid results and either take a screen shot or just copy and paste the ads into a notepad. This will be your paid ad research notes.

Do the above for as many keywords are you want to use yourself for your ppc campaigns.

Now, come back the next day and do the same process on the same keywords. Do this daily or maybe every couple of days if you like over a period of several weeks.

What are you looking for? You are looking for consistencies.

First of all, keep your eye on the natural search results if those same top 10-20 website urls keep appearing everytime in the same order or if they are changing. Reason is sometimes a site can get ranked #1 or #2 for a keyword right away but then dropped down after a few days or weeks.

What you want to find are the sites that have good page rank and are consistent with natural search results for your keywords. Now what you want to do is go into your Google Adwords account and set up a campaign - simple yes? But here's the key, instead of just setting up a campaign in niche market categories you are going to set up campaigns where you control the exact url your ad will be shown on.

Following me where this is going? Remember that list of natural search result that also display Google ads you have? Now is the time to use it. You simply use the Google Adword options to set up specific urls for your ad. Not just the domain but the exact url which could be an inner page with content directly related to your keyword.

Now your ads will only be shown on highly targeted content pages that you control. Meaning you now have highly targeted ads set up and if they are on very popular sites such as say CNN, Entrepreneur.com, or the New York Times etc you could instantly send hundreds or even thousands of visitors to your sites.

Now, part 2, back to those paid ad research results you have jotted down in your notepad. Again, you are looking for consistent ads which keep appearing all the time for your keywords. Most likely those ads are profitable (unless the owner just likes losing money or something) so you could model your own ads after those that seem to be working well.

Just change the niche words around and more than likely you can use very similar phrases in your ads. By doing this you are setting your ads up for potentially higher click thrus.

Doing this along with the targeted ad campaigns and you can be sure to expect some heavy traffic to your sites.

Side note: While the description text you use for general SEO is designed to get as much traffic to your site as possible, your description text for PPC advertising has a different purpose. Because you are paying for each visitor, you want to make sure that only people who are likely to join your membership site actually click on the link. Your description will make it very clear what your site is about to attract the visitors that are most likely to generate revenue for you.

Make sure you test, track, and reevaluate. One campaign may not generate the results that you like, but another may. Keep track of not only the clicks that you receive but the actual purchases from those clicks, that is where the real power is.
Read more...

Friday, April 10, 2009

TDW University - Rencana Menjadi Kaya

Seberapa cepatkah anda menjadi kaya?


Keterangan :

Jika anda mau membangun rumah maka sebagian orang akan memanggil arsitek dan arsitek itu bersama anda membuat rencana. Tetapi ketika orang yang sama memulai membangun kekayaan mereka atau merencanakan masa depan, mereka tidak pernah mendesain rencana finansial untuk hidup mereka. Mereka tidak mempunyai garis besar rencana kerja untuk menjadi kaya.

Bahkan banyak orang tidak mempunyai rencana, mereka hanya menjalani hidup saja dan hanya bermimpi sewaktu-waktu mereka akan menjadi kaya. Banyak juga orang yang menggunakan satu-satunya jurus andalan, yaitu merencanakan untuk bekerja keras dan mereka tidak pernah kaya. Karena apa yang mereka kerjakan sekeras apapun memang tidak memungkinkan mereka untuk menjadi kaya.

Contoh,menjadi buruh pabrik atau kuli bangunan, walaupun sekeras apapun mereka bekerja akan sulit sekali untuk menjadi kaya.

Ada juga orang yang mempunyai rencana yang lambat untuk menjadi kaya, rencana tersebut yaitu bekerja keras dan menabung.

Dengan mengikuti rencana tersebut maka jutaan orang akan menghabiskan hidupnya dengan memandang keluar jendela dari kereta mereka yang lambat atau dari mobil mereka yang terjebak dari kemacetan lalu lintas menyaksikan limosin, helikopter, pesawat jet perusahaan, rumah- rumah mewah.

Dan yang paling menyedihkan ada juga orang yang mempunyai rencana untuk menjadi miskin. Begitu banyak orang mengucapkan kata-kata seperti ayah miskin Robert Kiyosaki “Ketika saya pensiun, maka penghasilan saya akan berkurang”. Dengan kata lain mereka merencanakan untuk bekerja keras seumur hidup hanya untuk menjadi miskin.

“Saya membutuhkan kecepatan.” Kata Tom Cruise dalam Film Top Gun.

Ide bekerja seumur hidup, menabung, dan menaruh uang dalam rekening pensiun merupakan rencana yang sangat lambat. Rencana ini bagus dan masuk akal oleh 90% orang tetapi bukan rencana bagi orang yang ingin pensiun muda dan pensiun kaya.

Berikut adalah beberapa ide tentang cara untuk membangun rencana yang lebih cepat:

1. Pilih strategi keluar anda terlebih dahulu . Kita harus mulai dari yang akhir, seperti yang dikatakan oleh Steven R. Covey dalam bukunya Seven Habits. Jadi kita harus menentukan dulu umur berapa kita ingin pensiun, berapa banyak uang yang kita miliki saat itu, atau berapa banyak pasif income kita pada waktu kita pensiun. Kemudian dalam logika saya sendiri maka kita harus;

2. Cari bidang apa yang kita suka atau mungkin kita akan suka yang bisa menghasilkan seperti yang kita tentukan sebelumnya. Apabila apa yang kita kerjakan sekarang tidak memungkinkan kita mencapai impian tersebut, Let It Go!

3. Kita cari orang yang sudah berhasil mencapai impian kita untuk diajak kerja sama atau belajar kepada orang tersebut.

4. Gunakan faktor kali atau leverage.
Maksudnya kita bisa menggunakan RICE (Resources, Ide, Contact, Expertise) dari orang lain.
Sudahkah anda membuat rencana anda untuk menjadi kaya, dan seberapa cepatkah rencana anda?

Semoga bermanfaat. Salam Dahsyat!

untuk melengkapi rencana Anda menjadi Kaya silahkan download materi tambahan : eBook 24 Prinsip Miliarder yang mencerahkan oleh Tung Desem Waringin silahkan klik DISINI
Read more...

Thursday, April 9, 2009

TDW University - Mengapa yang kaya Semakin Kaya

Kenapa orang kaya semakin kaya, kelas menengah bergumul terus, dan yang miskin bablas miskin.


Kenapa orang kaya semakin kaya? karena begitu orang kaya penghasilannya bertambah besar maka gaya hidupnya sementara tetap (menunda kesenangan). Penghasilan yang lebih ini diinvestasikan kedalam asset (beli saham yang menghasilkan deviden, rumah kost kost-an, ruko yang dikontrakkan, Mall yang disewakan, sarang walet, usaha-usaha yang menghasilkan, dll). Sedemikian sehingga penghasilan mereka bertambah besar. Dan ketika penghasilan mereka bertambah besar lagi, mereka investasikan lagi ke dalam asset tersebut diatas, sehingga semakin kaya dan semakin kaya lagi.
Kenapa orang menengah bergumul terus secara financial? Ketika orang menengah penghasilannya bertambah besar maka dia mencicil rumah yang lebih besar, mobil yang lebih besar, handphone yang lebih canggih, komputer yang lebih modern, televisi yang lebih besar, audio yang lebih canggih dan banyak sekali uang untuk kewajiban sehingga masuk kedalam pengeluaran. Orang menengah ini bisa memiliki rumah yang besar, mobil yang besar tapi tidak mempunyai uang yang bekerja untuk dia. Dan seumur hidupnya menjadi budak uang karena membayar cicilan semakin besar seumur hidupnya.
Kenapa orang miskin bablas miskin ?
Orang miskin tidak perduli seberapa besar pun penghasilannya semua akan masuk ke pengeluaran.
Contoh :
Orang miskin begitu penghasilannya bertambah besar mereka beli TV yang besar, beli jamnya yang mahal, beli hp yang lebih baru, beli baju mahal, makan di restoran mewah, ikut keanggotaan fitness, ikut asuransi yang tidak perlu, dll.
Pertanyaannya :
Bila penghasilan Anda bertambah besar, Anda belikan apa? Hal-hal yang menghasilkan uang lagi atau hal-hal yang menghabiskan uang. Silahkan dijawab, Anda yang tahu termasuk golongan manakan Anda?
untuk melengkapi pembelajaran Anda silahkan Anda download eBook24 Prinsip Miliarder yang Mencerahkan oleh Tung Desem Waringin senilai Rp. 250.000,-klik disini : DISINI
Read more...

Wednesday, April 8, 2009

TDW University - Rahasia Menjadi Kaya dan Bertumbuh Semakin Kaya

Kekayaan adalah sama dengan kemampuan untuk terus bertahan hidup dengan gaya hidup yang ada, tanpa harus bekerja.


Keterangan:
Penelitian yg dilakukan oleh Gallup International menunjukkan bahwa rata-rata eksekutif ibukota & Asia kaya mampu bertahan 90 hari dengan gaya hidup yang ada apabila besok dia berhenti kerja. Setelah itu mereka harus mulai menjual asset atau berhutang.

Kaya adalah relatif. Sebagian orang merasa kaya ketika mempunyai uang 10 juta rupiah. Sebagian orang merasa tidak kaya walaupun sudah memiliki uang 10 milyar. Menurut majalah Forbes kaya adalah orang yang mempunyai penghasilan 1 juta US keatas setahunnya.

Sedangkan menurut Robert T. Kiyosaki yang mengutip dari gurunya Buckminster Fuller bahwa kaya adalah bukan berapa besar active income anda melainkan kaya adalah apabila passive income lebih besar dari biaya hidup. Yang dimaksud passive income disini adalah uang yang masuk tanpa harus bekerja.

Sebagai perbandingan Mike Tyson, dia menghasilkan 300 juta USD sewaktu bertinju, tapi hari ini bangkrut dan masih berhutang 35 juta USD. Maka sebetulnya Mike Tyson bukan termasuk kaya, termasuk pula di dalam kategori orang yang bukan kaya adalah orang-orang yang punya penghasilan 1 Juta USD/tahun namun pengeluarannya 1,2 juta USD/tahun.

Pertanyaan penting kali ini adalah:
1.) Bila besok anda berhenti kerja, berapa lama anda dapat bertahan hidup dengan gaya hidup anda sekarang tanpa harus menjual asset-asset anda?
2.) Lalu bagaimana kita bisa kaya menurut versi Robert T. Kiyosaki dimana passive income lebih besar dari biaya hidup?
Jadi sebetulnya menurut Robert T. Kiyosaki, kaya adalah bagaimana menciptakan passive income lebih besar dari biaya hidup.

Cara membuat passive income:
- Royalti dari hak cipta
- Rumah yang disewakan/ dikostkan
- Saham-saham yang menghasilkan deviden
- Reksadana
- Usaha-usaha yang menghasilkan

Buatlah rangkaian rencana sumber pasif income anda. Sesuatu yang anda sukai dan dapat anda
kerjakan sementara anda mengerjakan apa yang anda kerjakan sekarang.Dan untuk mendapatkan materi tambahan eBook "24 Prinsip Miliarder yang Mencerahkan"senilai Rp. 250.000,- oleh Tung Desem Waringin bisa Anda dapatkan DISINI
Read more...